Seri 3 Modifikasi di Google Sketchup 8
14. Modification Tools
Modification Tools digunakan untuk mengubah geometry yang sudah dibuat.
Tool utama dalam kelompok ini:
- Move
- Push/Pull
- Rotate
- Scale
- Follow Me
- Offset
Kelompok ini merupakan inti dari proses modeling SketchUp.
15. Push/Pull Tool
Shortcut: P
Push/Pull adalah salah satu tool paling penting di SketchUp.
Fungsinya mengubah face 2D menjadi bentuk 3D.
Contoh:
Rectangle:
1200 × 600
kemudian Push/Pull:
400
hasilnya menjadi box:
1200 × 600 × 400
Trik
Setelah melakukan Push/Pull sekali, gunakan double-click pada face lain untuk mengulangi jarak Push/Pull yang sama.
Ini sangat berguna ketika membuat banyak objek dengan ketebalan yang sama.
Contohnya:
- Panel furniture.
- Rak.
- Dinding.
- Anak tangga.
16. Move Tool
Shortcut: M
Move digunakan untuk:
- Memindahkan objek.
- Memindahkan geometry.
- Membuat salinan.
- Mengatur posisi objek.
Membuat Copy
Gunakan:
Move + Ctrl
untuk membuat copy.
Alurnya:
- Pilih objek.
- Tekan M.
- Tekan Ctrl.
- Klik titik awal.
- Gerakkan mouse.
- Klik posisi tujuan.
Sekarang kita mendapatkan salinan objek.
Membuat banyak copy
Setelah membuat satu copy, ketik:
5x
kemudian Enter.
SketchUp akan membuat array sebanyak lima kali berdasarkan jarak copy sebelumnya.
Membagi jarak
Gunakan:
5/
untuk membagi jarak menjadi lima bagian.
Teknik ini sangat berguna untuk:
- Tiang.
- Anak tangga.
- Kisi-kisi.
- Rak.
- Panel.
- Baluster.
17. Rotate Tool
Shortcut: Q
Rotate digunakan untuk memutar objek.
Selain memutar objek, Rotate juga dapat digunakan untuk membuat copy yang berulang.
Membuat radial array
Misalnya kita ingin membuat beberapa objek mengelilingi titik pusat.
- Pilih objek.
- Aktifkan Rotate.
- Tekan Ctrl.
- Tentukan titik pusat.
- Tentukan posisi awal.
- Tentukan sudut.
- Ketik:
6x
Hasilnya objek akan dibuat berulang mengikuti rotasi.
Sangat berguna untuk:
- Kursi mengelilingi meja.
- Jeruji.
- Tiang melingkar.
- Detail dekorasi.
18. Scale Tool
Shortcut: S
Scale digunakan untuk memperbesar atau memperkecil geometry.
Scale dapat digunakan untuk:
- Mengubah ukuran objek.
- Membuat bentuk proporsional.
- Membuat bentuk yang semakin mengecil.
- Membuat bentuk tidak beraturan.
Trik
Jangan hanya mengandalkan mouse.
Gunakan nilai numerik.
Misalnya:
2
berarti objek menjadi dua kali lebih besar.
0.5
berarti objek menjadi setengah ukuran.
19. Offset Tool
Shortcut: F
Offset digunakan untuk membuat garis atau face yang memiliki jarak tertentu dari geometry asli.
Contohnya:
Sebuah rectangle:
1000 × 600
kemudian Offset:
50
maka akan terbentuk garis baru dengan jarak 50 mm dari garis asli.
Sangat berguna untuk:
- Bingkai.
- Panel.
- Dinding.
- Profil.
- Countertop.
- Border lantai.
Trik
Offset sangat cepat untuk membuat bentuk panel atau frame tanpa harus menggambar garis satu per satu.
20. Follow Me Tool
Follow Me digunakan untuk membuat geometry mengikuti sebuah path.
Misalnya kita memiliki:
Profile + Path
Kemudian profile mengikuti path menggunakan Follow Me.
Tool ini sangat berguna untuk membuat:
- Profil furniture.
- Moulding.
- Handrail.
- Pipa.
- List.
- Bentuk melengkung.
Konsep penting
Bayangkan sebuah profil 2D bergerak sepanjang jalur.
Profile + Path → Follow Me → 3D Object
Memahami konsep ini akan membuka banyak kemungkinan modeling di SketchUp.
21. Construction Tools
Construction Tools digunakan untuk membuat referensi dan pengukuran.
Tool utama:
- Tape Measure
- Protractor
- Dimensions
- Text
- Axes
- 3D Text
22. Tape Measure Tool
Shortcut: T
Tape Measure digunakan untuk:
- Mengukur jarak.
- Membuat guide.
- Membantu menentukan ukuran.
- Membantu membuat konstruksi presisi.
Trik penting
Tape Measure tidak hanya digunakan untuk mengukur.
Kita dapat membuat guide line dengan menggunakannya.
Guide sangat berguna ketika membuat:
- Ketinggian meja.
- Posisi kabinet.
- Posisi kusen.
- Grid furniture.
- Level plafon.
23. Protractor Tool
Digunakan untuk mengukur sudut dan membuat guide berdasarkan sudut tertentu.
Sangat berguna untuk:
- Atap.
- Tangga.
- Furniture miring.
- Struktur.
- Bentuk geometris.
24. Dimension Tool
Dimension Tool digunakan untuk memberikan ukuran pada model.
Contohnya:
- Panjang.
- Lebar.
- Tinggi.
- Diameter.
- Radius.
Tool ini sangat berguna ketika model akan digunakan sebagai dasar gambar kerja.
25. Text Tool
Text digunakan untuk memberikan keterangan pada model.
Misalnya:
- Nama furniture.
- Keterangan material.
- Nomor item.
- Informasi ukuran.
Text dapat membantu membuat model lebih informatif.
26. 3D Text
3D Text digunakan untuk membuat tulisan dalam bentuk geometry 3D.
Contohnya:
- Signage.
- Logo sederhana.
- Nomor ruangan.
- Tulisan dekoratif.
Setelah dibuat, teks dapat diedit seperti geometry lainnya.
27. Material Tool
Paint Bucket
Shortcut: B
Paint Bucket digunakan untuk memberikan material pada objek.
Material dapat berupa:
- Warna.
- Kayu.
- Batu.
- Keramik.
- Metal.
- Kaca.
- Material lainnya.
Trik
Jangan hanya memberikan material pada setiap face secara sembarangan.
Biasakan membuat model dengan struktur yang rapi terlebih dahulu, kemudian aplikasikan material.
Ini akan mempermudah proses editing.
28. Eraser Tool
Shortcut: E
Eraser digunakan untuk menghapus edge.
Selain menghapus garis, Eraser juga dapat digunakan bersama modifier tertentu untuk mengatur tampilan geometry.
Trik
Jangan buru-buru menghapus garis yang terlihat.
Kadang-kadang garis tersebut merupakan bagian penting dari geometry.
Jika ingin menghilangkan tampilan garis tanpa menghancurkan geometry, gunakan fungsi seperti Soften/Smooth Edges.
